๐Ÿ“ŠStock Valuation Tool

Kalkulator Nilai Wajar Saham

โ€œPrice is what you pay. Value is what you get.โ€ - Warren Buffett. Gunakan metode profesional DCF untuk menemukan saham salah harga.

DCF Parameters

Discounted Cash Flow Valuation.

Rp

Cash flow operasional dikurangi belanja modal (Capex).

Total lembar saham (Lembar, bukan Lot).

%
%
%

Minimal pengembalian yang diharapkan (Risk Free + Equity Risk Premium).

Cash & Debt
$

Nilai Wajar (Intrinsic Value)

Rpย 3.286

/lembar
Ticker: BBRIMethod: DCF 2-Stage

Assumption

Growth: 10%

WACC: 10%

Enterprise Value

492,9 T

Proyeksi Arus Kas (5 Tahun)

Dalam Miliar IDR

*Bar menampilkan proyeksi FCF nominal sebelum didiskon ke nilai sekarang (PV).

Cara Menggunakan (Simple DCF)

1

Cari Data Free Cash Flow (FCF)

Lihat Laporan Arus Kas. FCF = Arus Kas Operasi - Belanja Modal (Capex). Gunakan angka Tahunan (TTM/Annualized).

2

Tentukan Growth Rate

Seberapa cepat perusahaan tumbuh 5 tahun ke depan? (Konservatif: 5-10%, Agresif: 15%+).

3

Discount Rate (WACC)

Tingkat pengembalian minimal yang diharapkan investor. Biasanya 10-12% untuk saham bluechip Indonesia.

Mengapa DCF?

Discounted Cash Flow (DCF) dianggap sebagai metode valuasi paling "murni" karena menilai perusahaan berdasarkan kemampuannya menghasilkan uang tunai (Cash) di masa depan, bukan hanya laba akuntansi (Earnings) yang bisa dimanipulasi.

Tips: Jika Harga Pasar < Nilai Wajar (Intrinsic Value), maka saham tersebut Undervalued (Murah) dengan Margin of Safety.