Cara Menggunakan (Simple DCF)
1
Cari Data Free Cash Flow (FCF)
Lihat Laporan Arus Kas. FCF = Arus Kas Operasi - Belanja Modal (Capex). Gunakan angka Tahunan (TTM/Annualized).
2
Tentukan Growth Rate
Seberapa cepat perusahaan tumbuh 5 tahun ke depan? (Konservatif: 5-10%, Agresif: 15%+).
3
Discount Rate (WACC)
Tingkat pengembalian minimal yang diharapkan investor. Biasanya 10-12% untuk saham bluechip Indonesia.
Mengapa DCF?
Discounted Cash Flow (DCF) dianggap sebagai metode valuasi paling "murni" karena menilai perusahaan berdasarkan kemampuannya menghasilkan uang tunai (Cash) di masa depan, bukan hanya laba akuntansi (Earnings) yang bisa dimanipulasi.
Tips: Jika Harga Pasar < Nilai Wajar (Intrinsic Value), maka saham tersebut Undervalued (Murah) dengan Margin of Safety.
